SEKILAS INFO

     » Keluarga Besar Kecamatan Dolopo mengucapkan Selamat Hari Guru Nasional 2016      » sms pelayanan kec. Dolopo 082244197775, email kecdolopo@madiunkab.go.id      » >>>>>>selamat datang di website Kecamatan Dolopo, terima kasih atas kunjungan anda<<<<<<<
Selasa, 08 September 2015 - 10:35:34 WIB
LOMBA MOTIF DESAIN BATIK KHAS DOLOPO

Diposting oleh : Administrator
Kategori: SOSIAL BUDAYA - Dibaca: 635 kali

Sebagai upaya nyata untuk melestarikan batik sebagai warisan leluhur serta untuk mewujudkan batik khas Dolopo, dalam rangkaian Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang  ke-70, Panitia Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-447 dan HUT RI ke-70 dilombakan desain batik Dolopo.

Kegiatan lomba ini bersifat umum bagi warga masyarakat Dolopo atau siswa yang bersekolah di Wilayah Kecamatan Dolopo.  Harapan yang ingin diwujudkan nantinya tahun 2016 terdapat sentra batik di Kecamatan Dolopo serta membudayakan batik khas Dolopo diberbagai kalangan / elemen masyarakat. Adapun hadiah yang disediakan oleh panitia dalam lomba ini berupa uang pembinaan serta piala / piagam pernghargaan.

Lomba yang dibuka untuk umum ini, peserta harus mengirimkan desainnya dengan menyertakan Judul Karya, unsur motif yang dipakai  yang merupakan ciri khas Kecamatan Dolopo dan nilai filosofi atau konsep karya.  Seperti yang disajikan oleh salah satu peserta dari Siswa SMPN I Dolopo ini, Risma Fitriani, dengan judul Padiku dan ngurahwan yang indah.  Unsur motif yang dipakai adalah motif padi, daun jati dan peninggalan Kerajaan Ngurahwan.  Nilai filosofinya adalah motif jati yang melambangkan melimpahnya produksi jati di wilayah Kecamatan Dolopo. Motif batu bata melambangkan peninggalan Kerajaan Ngurahwan dan motif padi melambangkan melimpahnya produksi padi di wilayah Kecamatan Dolopo dan sebagian penduduk kebanyakan merupakan seorang petani.

Berbeda dengan yang ditampilkan peserta dari SMAN I Dolopo, Devi Kumalasari, dengan motif batik Dolopoan, dengan memakai motif pohon durian dan jati, peninggalan situs Ngurahwan dan gabah sinawur (isen). Konsep peserta yang satu ini adalah situs Ngurahwan sebagai peninggalan sejarah Kerajaan Gelang-gelang merupakan peninggalan sejarah yang ditemukan di Desa Ngurawan. Situs ini menunjukkan bahwa Kecamatan Dolopo pada khususnya memiliki peran penting di masa lampau kaitannya dalam sejarah perkembangan peradaban jawa.  Hal ini perlu diabadikan sebagai ikon Kecamatan Dolopo yang diwujudkan menjadi motif batik dalam desain ini yang disimbolkan dalam motif batu bata yang difungsikan sebagai motif pinggiran, begitu pula dengan motif pohon jati.  Semen digunakan sebagai motif pemisah antara motif pinggir dengan tengah. Semen atau lung-lungan daun dan bunga yang digambarkan berdaun lebat sebagai perwujudan makna bahwa sumber daya alam dan kehidupan masyarakat Dolopo pada khususnya memiliki kehidupan yang makmur, gemah ripah loh jinawi. Selanjutnya pohon durian merupakan komoditi khas yang banyak dijumpai di pasaran Daerah Dolopo dan sekitarnya yang merupakan hasil kebun tanah Dolopo.  Begitu pula dengan motif gabah sinawur yang dimaknai sebagai symbol kemakmuran tanah Dolopo. (AR)